Jejak Lawalangy, Koemo Wuto Sumanomo Liwu

TERRY CS KE AFRIKA

Posted on: Juni 13, 2007

Mengisi libur musim panas kali ini, Chelsea mengadakan kunjungan ke Ghana, salah satu negara di Afrika yang menjadi sasaran program Right to Play, sebuah organisasi kemanusiaan internasional yang punya misi membantu pengembangan olahraga anak-anak dan remaja di dunia ketiga. Delegasi The Blues dipimpin sendiri oleh manajer tim Jose Mourinho yang didampingi Pemain Chelsea Terbaik 2007 asal Ghana, Michael Essien.

Ibarat pepatah, sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui, kunjungan Chelsea itu juga dijadikan ajang ”tersembunyi” bagi Mourinho. Seperti diketahui, ada lima pemain asal Afrika yang masuk dalam tim utama Chelsea, yaitu duet striker Pantai Gading, Didier Drogba dan Salomon Kalou, Essien, gelandang Nigeria John Obi Mikel dan defender Kamerun, Geremi Njitap.

Terkait penyelenggaraan Piala Afrika 2008 yang akan berlangsung di Ghana mulai 20 Januari sampai 11 Februari 2008, dipastikan Mourinho bakal kehilangan kelima pemain tersebut. ”Bulan Januari (2008) bakal menjadi saat-saat sulit bagi kami (Chelsea). Jelas, saya sangat khawatir,” tegas Mourinho seperti yang dikutip The Times Online.

Biasanya, untuk mempersiapkan tim, masing-masing negara akan memanggil para pemainnya dua pekan sebelum kejuaraan itu berlangsung. Artinya, bisa jadi dari awal Januari, kelima pemain Chelsea asal Afrika itu bakal meninggalkan Stamford Bridge. Itulah yang menjadi kepedulian Mourinho.

“Kami mempunyai lima pemain Africa dan waktu penyelenggaraan Piala Afrika bertepatan dengan momen-momen krusial bagi kami di Liga Premier. Kami sadar kami tidak bisa mengelak. Para pemain kami tentunya bakal bergabung dengan negaranya masing-masing. Yang saya inginkan, kalau hal ini dapat diterima, mereka (kelima pemain tersebut) dapat bertanding pas ketika kejuaraan tersebut dimulai dan bukan 15 hari sebelumnya,” tegas Mourinho.

Menurut Mourinho, setiap tim harus dapat menerima kenyataan jika pemainnya harus tampil membela negaranya masing-masing. ”Tapi, sulit untuk membayangkan jika mereka sedang berlatih (bersama timnasnya masing-masing), Chelsea sedang sibuk melakoni partai-partai penting. Karena itu, saya akan mencoba meminta sikap toleransi dan kerjasama dari negara-negara Afrika untuk memastikan kelima pemain kami tersebut baru dapat pergi meninggalkan klub begitu turnamen dimulai,” ujar Mourinho yang pesimis jika permohonannya itu dikabulkan oleh negara-negara Afrika yang pemainnya bergabung bersama Chelsea. ”Saya tidak yakin apakah misi saya ini akan berhasil,” imbuhnya.

Dalam kunjungannya ke Ghana itu, sebenarnya bukan Mourinho yang mendapat perhatian luas. Michael Essienlah yang menjadi primadona. Mourinho pun tak lupa untuk memuji kinerja Essien sepanjang musim ini yang dianggapnya sebagai penampilan ”bintang lima”. ”Saya tidak menjadikan Essien sebagai pemain termahal Afrika. Tapi, saat ini, tidak ada satu pun (di Chelsea) yang bakal menyesal mengeluarkan dana (transfer sebesar 26 juta pound) sebesar itu untuk Essien. Sebab, Essien membuktikan ialah pemain yang paling konsisten penampilannya di sepanjang musim ini,” puji Mourinho.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Juni 2007
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Top Clicks

  • Tak ada

Blog Stats

  • 517,026 hits
%d blogger menyukai ini: