Jejak Lawalangy, Koemo Wuto Sumanomo Liwu

SHEVA DIMATA DESAILLY

Posted on: Juni 13, 2007

Mungkin, publik bakal sepakat jika penyerang Chelsea, Andriy Shevchenko, merupakan pemain bintang yang penampilannya paling buruk atau paling gagal di Liga Premier musim lalu (2006-07).

Dengan menyandang rekor transfer tertinggi di premiership, 30 juta pound atau sekitar Rp 525 miliar, Sheva, panggilan akrabnya, hanya mampu menuai empat (4) gol. Bandingkan dengan torehan Dimitar Berbatov—yang juga melakukan debutnya musim ini—sebanyak 12 gol atau tiga kali lipat dibanding raihan Sheva. Padahal, “harga” Berbatov hanya 10,9 juta pound atau kira-kira sepertiganya dari nilai transfer striker Ukraina itu.

Timbul pertanyaan, apa sebenarnya yang membuat Sheva gagal memenuhi harapan Roman Abramovich, dan terutama khususnya Jose Mourinho, serta kubu Chelsea pada umumnya. Sejumlah pengamat cenderung menilai kegagalan Sheva diakibatkan karena strategi yang diusung Mourinho. Ada pula yang menilai, memang dari sononya Sheva tidak cocok alias kompetitif bertarung di premiership yang punya style lain dibanding Liga Serie A Italia.

Seperti yang dilansir The Times Online, ada baiknya menyimak penjelasan dari mantan kapten Chelsea di musim 1998-2004, Marcel Desailly. Berbeda dengan Mourinho yang sering mengeluh dengan attitude atau sikap Sheva dalam latihan, Desailly punya perspektif lain dari yang lain. Menurut kapten Les Bleus sepeninggal Didier Deschamps itu, kesalahan Sheva terhitung sepele, terlalu ngotot!

“Banyak alasan mengapa dia (Sheva) tampak kesulitan dalam debutnya di premiership, salah satunya tahap persiapan yang ia jalani,” terang Desailly. “Sheva tahu ia telah berbuat kesalahan. Karena sangat termotivasi (untuk unjuk gigi), dia terlalu memforsir kondisi fisiknya. Menjelang awal musim ia terlalu keras dalam berlatih. Berbeda dengan ketika ia masih di Milan. Saat itu, karena ia pemain top, ia bisa memilih tipe latihan yang ia sukai,” ujar Desailly.

”Berbeda ketika ia bergabung bersama Chelsea. Ia mengawali semuanya dengan menganggap ia sama seperti para pemain lainnya. Perlahan, fisiknya mulai terkuras. Kecepatan dan ketajamannya di lapangan mulai susut. Tiga bulan sebelumnya, ia masih mampu berlari cepat, sekarang lambat. Nah, ketika kaki tidak ’seirama’ dengan apa yang dikehendaki otak, masalah mulai timbul. Sheva menganggap dirinya sendiri kurang bagus (mampu). Hasilnya, kepercayaan dirinya mulai terkikis,” tegas Desailly.

Desailly tidak mau secara terbuka menyalahkan Mourinho dengan kegagalan Sheva tersebut. ”Sheva bergabung dalam tim di mana tim itu sendiri bukanlah dibangun hanya untuk dirinya sendiri, melainkan untuk semua pemain. Mourinho membuat Sheva yang tadinya seorang bintang menjadi ’sama rata’ dengan pemain lainnya. Karenanya meski ia punya potensi tapi tidak ada perlakuan khusus yang diterimanya,” kata Desailly.

Faktor lainnya, tambah Desailly, ”Sangat sulit bagi Sheva meninggalkan Milan. Sebab, Milan bukanlah sekedar klub, melainkan telah menjadi keluarga Sheva sendiri. Jadi, ketika menang atau kalah, tidak ada tekanan. Yang ada, dalam setiap pertandingan pemain diminta hanya untuk menampilkan apa yang terbaik dari dirinya sendiri. Karena itulah, pemain Milan merasa terikat satu sama lain.”

Desailly mengakui Chelsea mulai berubah sejak ditangani Mourinho. Jauh berbeda ketika masih dilatih Claudio Ranieri. “Mourinholah yang membuat perbedaan. Ranieri memang pelatih top, tapi hubungannya dengan para pemain tidak seperti yang Mourinho lakukan. Para pemain tahu persis jika mereka tak mampu tampil baik, Mourinho bakal menggusurnya. Tapi, para pemain tetap menyukainya. Satu hal yang bertolak belakang dengan Ranieri,” ujar Desailly.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Juni 2007
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Top Clicks

  • Tak ada

Blog Stats

  • 517,026 hits
%d blogger menyukai ini: