Jejak Lawalangy, Koemo Wuto Sumanomo Liwu

TUMOR GANAS RAHANG ATAS

Posted by: lawalangy on: Juni 13, 2007

Rahang atas adalah bagian dari rongga mulut., nama lainnya adalah palatum. Diatas rahang atas ada bagian yang disebut maksila, yang letaknya agak dipinggir hidung dibawah kulit pipi.

Tumor ganas di rahang atas dapat berasal dari langit-langit atau palatum, bisa dari maksila, atau juga bisa dari gusi rahang atas , maupun kulit mukosa pipi atas.

Secara umum penderita mengeluh adanya benjolan di dalam mulut di daerah rahang atas dibawah pipi (di dalam rongga mulut).

Bila tumor berasal dari bagian lapisan mukosa atau selaput seperti kulit di langit-langit rahang atas, biasanya tumor ini akan mudah berdarah karena sering tergesek saat makan, dan akan cepat diketahui.

Namun bila tumor berasal dari bagian di belakang mukosa langit-langit, yang dapat berasal dari jaringan ikat , atau berasal dari mukosa sinus maksilaris, maka gejalanya pada awalnya tidak diketahui. Penderita merasakan adanya benjolan yang makin lama makin besar, namun kulit pipi tetap baik dan tidak ada borok dan tidak berdarah, serta jarang disertai rasa sakit.

Karena tidak sakit dan tidak ada keluhan kecuali adanya benjolan, maka seringkali penderita tidak berobat sesegera mungkin dengan akibat tumor akan berkembang terus hingga ukurannya membesar dan memenuhi rongga mulut.

Pada keadaan seperti ini, tentunya pengobatannya menjadi lebih sulit.

Sebagai contoh, kedua kasus diatas, sudah demikian besar dan memenuhi rongga mulut dan sudah mengganggu makan. Tentunya harus segera diberikan pengobatan yang tepat.

Cara mengobatinya

Penanganan tumor ganas rahang atas dimulai dengan menentukan diagnosis klinis kemudian menetapan diagnosis pastinya dengan pemeriksaan histopatologi atau patologi anatomi (PA). Setelah itu ditentukan stadiumnya yaitu seberapa besar tumor dan sudah menjalar atau infiltrasi ke jaringan sekitarnya seberapa jauh, dengan pemeriksaan rontgen foto atau CT Scan. Dicari juga apakah sudah menyebar jauh ke paru atau tempat lainnya.

Pengobatan yang utama tumor ganas rahang atas umumnya adalah operasi dengan mengangkat seluruh tumor beserta seluruh rahang atas yang terkena, juga dengan maksila yang terkena atau lazim disebut hemimaksilektomi dan rekonstruksi.

Bila mata sudah terkena , bila perlu bola mata harus diangkat.

Sebelum dilakukan operasi pada keadaan tertentu, dilakukan nafas buatan dari tenggorokan yaitu trakheostomi untuk memudahkan pembiusan dan mencegah terjadinya sumbatan jalan nafas oleh dokter spesialis THT.

Hal yang menjadi masalah setelah rahang atas , maksila dan tumor diangkat, tentunya penutupan lukanya menjadi lebih sulit. Bila tidak ditutup, maka rongga mulut dan rongga hidung menjadi berhubungan, dan bila makan atau minum maka makanan atau minuman.bisa tersedak ke hidung dan saluran nafas.

Untuk menutup luka bagian dalam rahang atas, sebagai pengganti mukosa, maka dilakukan operasi rekonstruksi dengan mengambil kulit dan bagian bawah kulit daerah dahi secukupnya kemudian diputarkan dan dimasukkan ke dalam rongga bekas operasi rahang atas, berupa forehead flap , dengan tetap mempertahankan pembuluh darah flap tersebut.

Flap adalah cangkok kulit dari daerah donor ke daerah penerima (resipien) yaitu daerah bekas operasi yang akan ditutup, dengan tetap mempertahankan pembuluh darah sehingga masih ada hubungan pendarahan antara donor dan penerimanya. Sedangkan skin graft adalah cangkok kulit dari suatu daerah donor ke daerah penerima tanpa ada hubungan pendarahan diantara keduanya.

Luka di daerah dahi yang terbuka, ditutup dengan cangkok kulit dari kulit perut, berupa skin graft (full tkickness skin graft ). Sementara luka di bagian dinding perut dapat dijahit primer. Dengan demikian seluruh luka dapat ditutup.

Selanjutnya sebagai pengganti rahang dan gigi yang hilang akibat operasi dan menjadi cekung, ditutup dengan suatu obturator atau protesa rahang dan gigi buatan yang dibuat oleh dokter bedah mulut . Pencetakan protesa ini dapat dilakukan pada saat sesudah operasi, sedangkan pemasangannya bisa langsung pada saat itu juga atau beberapa hari sesudahnya.

Setelah luka sembuh dan protesa rahang sudah dipasang , maka bentuk wajah dan rahang atas akan tampak seperti keadaan normal. Penderita dapat makan dan minum seperti biasa dan dapat melakukan aktivitas normal seperti biasa dalam keadaan sehat.

Operasi seperti ini bukanlah operasi yang mudah dan harus melibatkan berbagai disiplin ilmu. Dokter ahli yang terlibat antara lain dokter bedah onkologi, dr. spesialis THT, dr. bedah mulut, dr. spesialis mata, dr. bedah saraf, dr. anestesi, dr. bedah plastik (bila ada) , ditunjang oleh dr. radiologi, dr. patologi anatomi, asisten anestesi dan asisten operasi.

Semua ahli ini bekerja sebagai tim, yaitu dibawah tim kanker rumah sakit.

Sebelum operasi, penderita disiapkan keadaan umumnya supaya optimal, didiskusikan langkah-langkah yang akan dilakukan agar hasilnya menjadi baik.

Karena pada umumnya tumor ganas rahang umumnya tidak dapat dilakukan kemoterapi dan relatif kurang reesponsif dengan radioterapi, maka kontrol ketat sesudah operasi harus dilakukan.

Sesudah penderita sembuh dari operasi harus rutin kontrol ke dokter sesuai jadwal yang diberikan , untuk mengamati perbaikan atau penyembuhan luka dan menilai ada tidaknya kekambuhan.

Bila terjadi kekambuhan maka sesegera mungkin harus ditangani, jangan menunggu sampai besar sekali baru datang ke dokter.

11 Tanggapan ke "TUMOR GANAS RAHANG ATAS"

kalo perlu dikasih gbr dunk!!! biar tambah jelas n mudah dimengerti

tumor tumor apa itu tumor dan bagai mana cara meng hilang kan nya

Ass, Wr,Wb.
Mas Lawa, saya mohon bantuannya untuk dapat membantu memberi arahan langkah apa yang sebaiknya saya lakukan atau kemana tempat yang sebaiknya saya tuju.
Saya baru mengetahui/merasakan adanya benjolan keras pada langit-langit mulut/rahang atas pada saat kehamilan putri kedua saya memasuki kandungan 6 bulan (sekarang anak saya sudah 12 bulan), benjolan tsb rasanya tidak membesar tapi karena belum dapat kepastian medis membuat saya khawatir. Benjolan tsb tidak terlalu mengganggu dan tidak menimbulkan rasa sakit. Baru terasa keberadaannya kalo saya sentuh dengan lidah/raba dengan jari.

Saya tinggal di Bangka Belitung yang fasilitas pelayanan medisnya masih terbatas. Ketika cek dan rontgen di salah satu RS di tempat kami, belum bisa memberikan jawaban. Waktu ke Bandung saya sempatkan ke RS Borromeus.Diindikasikan tumor jinak dan akan dibiopsi, namun saya tidak dapat menunggu hasil dari patologi yang cukup lama karena harus masuk kerja, jadi belum sempat dibiopsi. Diagnosa penyebab kemungkinan karena hormonal semasa hamil atau bawaan/bakat, memang di keluarga saya (kakak dan beberapa tante dari ibu, ada yang tumor di payudara/ketiak).

Yang ingin saya tanyakan :
1. Apakah dimungkinkan penyebab tumor di rahang saya karena hormonal?Salah seorang kerabat dokter gigi bilang, kalo hanya karena hormonal pengobatannya lebih mudah. Tapi dokter di Bandung tsb sudah yakin bahwa benjolan tsb adalah tumor jinak.
2. Saya ingin mendengar pendapat dari beberapa tenaga medis dulu, untuk bisa yakin itu tumor, baru berani melakukan biopsi. Ada seorang dosen yang istrinya punya pengalaman tentang kanker berdiskusi dengan saya dan menyarankan untuk upaya pengobatan herbal dulu sambil menyakinkan/mendapatkan informasi dari beberapa dokter bahwa benar-benar tumor. Menurutnya suatu jaringan/benjolan yang belum tau pasti jinak/ganas, bila dibiopsi bisa jadi “terganggu” dan berdampak buruk. Apakah benar begitu adanya?
3. Saat ini saya mencoba mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung anti oksidan, minum teh mesir, clorofil dan produk yang mengandung squalene untuk anti kanker. Apakah itu bisa membantu?
4. Saya mohon informasi nama dokter/klinik serta jenis pelayanan medis yang harus saya lakukan untuk cek kepastian medis benjolan di rahang saya tersebut yang ada di kota Bogor, Palembang, Jakarta atau Palembang (dekat dengan Babel dan saya punya kerabat di kota-kota tsb).

Demikian disampaikan, mohon bantuannya. Terima kasih.

Wassalam
Ibu Erin (34 tahun) – PNS di Pemprov Kep. Babel

Kebetulan sekali saya menderita tumor fibrios displasia dan sudah dilakukan hemimaksilektomi dan mandibulektomi. Waktu itu saya datang ke bedah onkologi salah satu RS di JAkarta. Sayangnya antar departemen bedah kerjasamanya kurang. jadi cuma dilakukan oleh bedah onkologi ma dept gimul(gigi dan mulut). Trus terang saya sangat kecewa sekali dengan hasilnya. Dari gimul sie dibuatin protesa, tapi walopun pake itu saya tetep ga bisa makan. Akhirnya saya konsultasi ke bedah plastik di rumah sakit itu juga, dan mereka welcome banget..KAta mereka untuk memperbaiki wajah saya dan supaya saya bisa makan kemungkinan beberapa tahap. Tahap pertama rekonstruksi mandibula, rekonstruksi maksila dan proses selanjutnya di lakukan di gimul.
Dan sekarang abis dilakukan tahap pertama yaitu dengan memasang plate n screw dan dilakukan pengambilan tulang kaki untuk pengganti rahang.
Menurut saya, artikel diatas sangat lah penting adanya kerjasama dengan bedah plastik. Paling ga bisa ada masukan supaya fungsi anggota tubuh bisa seperti fungsi yang seharusnya.

Kasih video ya

Agar lebih enak n bgus

memakan biaya berapa y? mohon info nya, thx be4after

kasik gambar n video biar lebih jelas ya!!

tumor rahang bawah kasih dong

tumor jinak yg dimaksila ada ga?
aq perlu banget nih buat presentasi

cara lain menyembuhkan tumor rahang atas selain dengan operasi?

biaya yang diperlukan jika melakukan operasi pengangkatan tumor rahang atas?

Tinggalkan Balasan

 

Juni 2007
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

a

Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.

Komentar Terbaru

andika agung di ASAL-USUL PANCASILA
novitasari di PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN D…
yudias di ASAL-USUL PANCASILA
susi di TENTANG AKU
susi di Limbah Kakao Bisa Jadi Pasta…

Blog Stats

  • 111,529 hits